Rajinpangkalsukses's Blog

March 1, 2010

AP-42 (Penjelasan Singkat)

Filed under: Uncategorized — rajinpangkalsukses @ 8:35 am

AP – 42

Faktor emisi adalah nilai representatif yangdiperlukan untuk menghubungkan kuantitas suatu polutan yang dilepas ke atmosfer melalui  kegiatan yang berhubungan dengan pelepasan polutan. Faktor-faktor ini biasanya dinyatakan sebagai polutan berat dibagi dengan satuan berat, volume, jarak, atau durasi aktivitas yang memancarkan polutan (misalnya, kilogram partikel yang dipancarkan per megagram batubara dibakar). Faktor-faktor tersebut seperti memfasilitasi perkiraan emisi dari berbagai sumber polusi udara. Dalam kebanyakan kasus, faktor-faktor ini hanyalah rata-rata dari semua data yang tersedia kualitas, dan umumnya dianggap sebagai perwakilan dari jangka panjang rata-rata untuk semua fasilitas dalam kategori sumber (yaitu, rata-rata populasi).

Persamaan umum untuk estimasi emisi adalah:

E = A x EF x (1-ER/100)

dimana:
E = emisi,
A = aktivitas rata-rata
EF = emisi faktor, dan
ER = total efisiensi pengurangan emisi,%.

ER didefinisikan lebih lanjut sebagai produk perangkat kontrol kehancuran atau penghapusan efisiensi dan efisiensi penangkapan sistem kontrol.

Nilai faktor emisi  di AP-42 (yang dibahas di bawah) memberikan indikasi dari kekokohan, atau kelayakan, faktor emisi untuk memperkirakan emisi rata-rata untuk kegiatan sumber. Biasanya, data tidak memadai untuk menunjukkan pengaruh berbagai parameter proses seperti temperatur dan konsentrasi reaktan. Untuk beberapa kasus, seperti dalam memperkirakan emisi dari tangki penyimpanan minyak bumi, dokumen ini berisi empiris formula (atau emisi model) yang berhubungan dengan emisi untuk variabel seperti diameter tangki, suhu cairan, dan kecepatan angin. Faktor Emisi Formula menjelaskan bahwa pengaruh variabel-variabel tersebut cenderung menghasilkan  perkiraan yang realistis  dari pada faktor-faktor yang tidak mempertimbangkan parameter tersebut.

Tingkat kelengkapan dan detail informasi emisi AP-42 ditentukan oleh informasi yang tersedia dari referensi yang ada. Emisi dari beberapa proses didokumentasikan lebih baik daripada yang lain. Misalnya beberapa faktor emisi bisa didaftarkan untuk produksi satu substansi:  satu faktor masing-masing  untuk sejumlah langkah dalam proses produksi seperti  netralisasi, pengeringan, penyulingan, dan operasi lainnya. Namun, karena  informasi yang kurang lengkap, maka hanya satu faktor emisi yang dapat diberikan untuk  fasilitas produksi untuk zat lain, meskipun masih mungkin emisi  dihasilkan selama beberapa langkah menengah. Mungkin terdapat lebih dari  satu faktor emisi untuk produksi zat tertentu karena  proses produksi yang berbeda  atau  perangkat kontrol yang berbeda  dapat digunakan. Oleh karena itu, perlu dilihat lebih dari sekadar  faktor emisi untuk aplikasi tertentu dan untuk mengamati detail pada tabel teks dan catatan kaki.

Kenyataan bahwa faktor emisi untuk polutan atau proses tidak tersedia pada EPA yang tidak menyiratkan bahwa lembaga percaya sumber tidak memancarkan polutan atau sumber tidak boleh diinventarisasi, tetapi tidak hanya itu saja, EPA tidak memiliki cukup data untuk memberikan nasihat.

Sumber : http://www.sbcapcd.org/eng/tech/ap42intr.txt

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: